BAB XIII – Visualisasi Informasi

Visualisasi informasi merupakan suatu cara untuk membuat representasi visual yang interaktif dari abstract data dengan tujuan meningkatkan daya tangkap informasi. Dalam hal ini abstract data merupakan pembeda antara visualisasi informasi dengan visualisasi scientific. Dalam visualisasi informasi digunakan variabel kategorial dan dilakukan penentuan pola, trend, kelompok, penyimpangan, dan gasp. Sementara pada visualisasi scientific digunakan variabel kontinu, volume, dan permukaan.
Visualisasi informasi seringkali disebut juga visual data mining. Hal ini disebabkan karena penggunaan visualisasi yang sangat banyak dan penggunaan persepsi manusia untuk melakukan penemuan pola, pengambilan keputusan, dan penjelasan mengenai pola dari item data. Dalam melakukan pencarian informasi visual tahapannya adalah :
Advertisements

Bab XII- Pencarian Informasi

A.  Information Search
·      Pencarian Informasi adalah kegiatan yang menyenangkan.
·      Namun diperlukan seorang yang terlatih dengan sarana yang mendukung agar dapat dilakukan dengan efektif.
·      Saat ini information retrieval dan database management  telah berubah ke dalam : information gathering, seeking, filtering, collaborative filtering, sense making, dan visual analitik. Selanjutnya juga ada data mining dari data warehouse dan data mart , diikuti knowledge networks. Semua hal tersebut membuat searching semakin rumit seiring  jumlah data yang semakin besar.

Bab XI- Dokumentasi Pengguna dan Bantuan Online

Paper versus online manuals 

·         Bentuk buku petunjuk kertas:
install panduan, Singkat catatan mendapatkan-mulai, tutorial pengantar
·         materi online
petunjuk online, bantuan online, bantuan konteks-sensitif
·         Ada banyak alasan untuk memiliki manual online
keuntungan fisik, fitur navigasi,layanan interaktif,keuntungan ekonomi
·         Namun, keunggulan ini dapat dikompromikan oleh efek samping yang berpotensi serius negatif

Bab X-Menyeimbangkan fungsi dan fashion

Error Messages

·         Ungkapan pesan kesalahan atau peringatan diagnostik sangat penting, terutama ketika berhadapan dengan siswa
·         Menghindari
nada angkuh yang mengutuk pengguna
·         Kekhususan
·         Bimbingan yang konstruktif dan nada positif
·         Pengguna berpusat ungkapan
Mengusulkan pengguna kontrol antarmuka, menginisialisasi lebih dari merespon
·         Format fisik yang sesuai
menggunakan huruf besar hanya untuk pesan singkat, peringatan serius
·         Pengembangan pesan yang efektif
Pesan harus dievaluasi oleh beberapa orang dan diuji dengan peserta sesuai

BAB IX KUALITAS SERVIS

Dalam membentuk suatu interface harus memperhatikan kualitas service dari sebuah interface yang dibuat. Misalnya : www(world wide web) berarti grafis dan kepadatan jaringan yang berdampak pada waktu respon. Hal yang paling berpengaruh adalah waktu. Waktu sangatlah berharga. Waktu respon sistem panjang atau tak terduga dapat menghasilkan: frustasi, kejengkelan,pada akhirnya menimbulkan kemarahan.  Bekerja secara cepat dan selesai secara cepat dapat  mengakibatkan pengguna : berkurangnya untuk belajar,membaca dengan pemahaman yang kurang,membuat keputusan yang dianggap salah, dan melakukan banyak kesalahan (entry data yang error).

Continue reading BAB IX KUALITAS SERVIS

BAB VIII KOLABORASI DAN PARTISIPASI MEDIA SOSIAL

Pada zaman sekarang ini, teknologi berkembang sangat pesat. Bahkan saking pesatnya, kita pun dapat ketinggalan zaman jika tidak mengetahui apa-apa mengetahui teknologi. Dalam aktivitas berteknologi pun, kita juga membutuhkan namanya kerjasama atau kolaborasi dengan menggunakan teknologi pada zaman sekarang ini untuk kegiatan sehari-hari. Orang berkolaborasi dengan sesamanya karena dengan bekerja satu sama lain, pekerjaan akan lebih cepat diselesaikan dan memiliki tujuan yang jelas. Media sosial pun akhir-akhir ini banyak membantu orang-orang bekerja satu sama lain tanpa dipengaruhi ruang dan waktu.

Continue reading BAB VIII KOLABORASI DAN PARTISIPASI MEDIA SOSIAL